Saturday, August 24, 2019
   
Text Size

PENGEMBANGAN KOPI LUWAK JAVA PREMIUM

- PENGEMBANGAN KOPI LUWAK JAVA PREMIUM


A. Sekilas Kopi luwak

Kopi Luwak berasal dari biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak. Biji kopi ini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak. Buah kopi yang dimakan oleh Luwak kami berasal dari Kecamatan Cisurupan yang memiliki Gunung Papandayan dengan ketinggian kurang lebih 1400-1500 mdpl, menghasilkan buah kopi yang berkualitas tinggi sehingga sangat disenangi luwak. Kopi Luwak Java Premium memiliki cita rasa dan aroma kopi yang unik karena Luwak kami hanya memakan buah kopi yang benar-benar matang.

Keunggulan Kopi Luwak Java Premium mempunyai citarasa “berbeda yang khas” karena Luwak dipelihara dengan treatment jenis pakan untuk mendapatkan citarasa tertentu. Kopi Luwak Java Premium berasal dari sumber yang terpercaya karena Luwak kami pemakan kopi dipelihara dan dibudidayakan secara profesional untuk memproduksi Kopi Luwak Java Premium.

B. Pengkaran Luwak

Luwak adalah hewan menyusui (mamalia) yang termasuk suku musang. Nama ilmiahnya adalah Paradoxurus Hermaphroditus. Nama ini berasal dari fakta bahwa Luwak mengeluarkan wangi unik yang berasal dari kelenjar di dekat anusnya. Samar-samar wangi ini menyerupai harum daun pandan. Di alam bebas, wewangian ini digunakan untuk menandai batas-batas teritorinya. Di beberapa daerah di Indonesia, hewan ini dikenal dengan beberapa nama seperti Musang (Betawi), Careuh (Sunda), Luwak atau Luak (Jawa).

Jenis luwak yang dibudidayakan oleh Kopi Luwak Java Premium dalam proses pembuatan kopi luwak adalah Luwak Pandan Bulan. Luwak pandan bulan memiliki bau pandan yang tajam.

C. Pengembangan Budidaya Luwak

Kopi Luwak Java Premium telah berhasil mengembangbiakan luwak melalui perkawinan secara buatan. Perburuan popolasi hewan ini harus diwaspadai karena hewan luwak termasuk hewan yang dilindungi.

Kopi Luwak Java Premium memiki kandang luwak khusus untuk perkawinan. Saat musim kawin Luwak Jantan dan Luwak Betina disatukan. Musim kawin pada luwak ditandai dengan luwak yang menghasilkan wangi pandan yang lebih harum dari biasanya. Luwak betina bunting biasanya melahirkan 3 – 4 ekor anak luwak.

D. Metode Treatmen Pakan

Luwak Java Premium memiliki kebiasaan mencari buah-buahan terbaik dan matang termasuk buah kopi sebagai makanannya. Dengan indera penciumannya yang peka, luwak akan memilih buah kopi yang betul-betul matang optimal sebagai makanannya. Biji kopi yang masih dilindungi kulit keras dan tidak tercerna akan keluar bersama kotoran luwak. Hal ini terjadi karena luwak memiliki sistem pencernaan yang unik, sehingga pencernaan luwak tidak mampu mencerna makanan keras seperti biji kopi.

Penting untuk diketahui bahwa buah kopi bukanlah merupakan makanan pokok dari luwak. Buah kopi hanyalah makanan camilan bagi luwak. Luwak sangat menyukai buah kopi arabika karena daging buah kopinya sangat manis.

Karena proses tertentu pada Perut Luwak sehingga biji kopi tidak dapat tercerna. Oleh karena itu luwak membutuhkan pakan dan asupan gizi lain yang seimbang untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuhnya sehari-hari. Pakan luwak terdiri dari berbagai buah-buahan seperti pisang dan pepaya, berbagai sumber protein seperti daging sapi, daging ayam, ikan, dan telur. Adapun sumber gizi pelengkap yang dibutuhkan luwak seperti susu dan madu.

E. Pembangunan Sarana Kandang Luwak yang Representatif

Kesehatan luwak dipegaruhi oleh kebersihan dan kenyamanan kandang. Luwak umumnya mati karena stress di kandang yang sempit karena semula mereka hidup bebas. Untuk itu dibuatkan kandang yang lebar sehingga lebih leluasa dan memiliki saluran udara yang sangat terbuka dan menyesuaikan tempatnya di alam bebas. kematian luwak dapat ditekan dengan cara pemeliharaan yang tepat. Kopi Luwak Java Premium selalu menjaga kebersihan kandang sehingga Luwak yang ditangkarkan sehat serta menghasilkan kopi luwak yang higienis.

Luwak Java Premium merupakan hewan yang sangat pandai memanjat dan bersifat arboreal, artinya hewan ini lebih kerap berkeliaran di atas pepohonan, meskipun tidak jarang pula untuk turun ke tanah. Oleh karena kedua sifat ini maka dibuatkan kotak tempat tidur yang berada diatas.

F. Pengolahan Kopi Luwak

`Kopi Luwak berbeda dengan pengolahan kopi secara biasa karena adanya proses fermentasi dan pengeraman didalam perut hewan luwak selama beberapa jam serta hewan luwak mampu menseleksi biji kopi segar yang benar-benar matang dan berkualitas. Selama proses pencernaan didalam perut, Luwak mengeluarkan enzim-enzim yang berguna selama proses pencernaan serta berlangsung pula proses fermentasi terhadap biji kopi tersebut. Itu sebabnya biji kopi Luwak hasil fermentasi hewan luwak memilik aroma harum khas yang tidak bisa tergantikan oleh proses pembuatan kopi biasa.

Buah kopi yang dikonsumsi tidak tercerna karena masih berkulit keras (kulit tanduk) namun mengalami proses fermentasi dalam saluran cerna, kemudian dikeluarkan dalam bentuk kotoran berupa gumpalan biji kopi utuh bercampur lendir. Biji Kopi Luwak tersebut dibersihkan dengan metode double washer sehingga bebas najis, terdapat perubahan warna menjadi lebih kuning dan memiliki aroma khas berbeda dengan kopi non-fermentasi, selanjutnya mengalami processing sebagaimana pengolahan biji kopi lainnya.

Whatsapp

Whatsapp: 087722372011

Line: kopiluwakjavapremium


Pendaftaran

Google Translate
ArabicBlogger Tips And Tricks|Latest Tips For BloggersFree BacklinksBlogger Tips And Tricks Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese
English French German Spain Italian Dutch

INVESTOR PAKET 1


  • Andi, Karyawan Swasta, Tangerang
  • Anisa, Ibu Rumah Tangga, Magelang
  • Brenda, Wiraswasta, Surabaya
  • Chandra, Karyawan Swasta, Malang
  • David, Mahasiswa, Malang
  • Diman, PNS, Bogor
  • Guntur, Dokter, Garut
  • Hasan, Wiraswasta, Pasuruan
  • Ikbal, Perawat, Sukabumi
  • Januar, Wiraswasta, Cianjur
  • Temi, Mahasiswa, Yogyakarta
  • Selly, Wiraswasta, Magelang
  • Usman, Dosen, Surakarta
  • Tama, Karyawan Swasta, Jakarta
  • Viktor, Karyawan Bank, Bekasi

INVESTOR PAKET 2


  • Adrian, Cheff, Malang
  • Betty, Wiraswasta, Bali
  • Fitriani, Guru, Bandung
  • Gita, Guru, Banjar
  • Maulana, Karyawan Swasta, Mojokerto
  • Mochtar, PNS, Medan
  • Nana, Wiraswasta, Tasikmalaya
  • Novan, Karyawan Swasta, Jakarta
  • Nurhasanah, Karyawan Swasta, Subang
  • Rasyid, Wiraswasta, Malang
  • Saidah, Karyawan Swasta, Cimahi
  • Saiful, PNS, Solo
  • Teza, Karyawan Swasta, Purwakarta
  • Undang, Dosen, Sumedang
  • Wildan, Wiraswasta, Tuban

INVESTOR PAKET 3


  • Angga, Kepala Cabang Bank, Jakarta
  • Cucu, Wiraswasta, Cimahi
  • Eman, Dosen, Tangerang
  • Gilang, Atlet, Jakarta
  • Hakim, Wiraswasta, Aceh
  • Halimah, Wiraswasta, Surabaya
  • Irvan, PNS, Ketapang
  • Jaka, PNS, Subang
  • Muhammad Natsir, PNS, Padang
  • Neni, Pensiuanan, Cianjur
  • Putra, Wiraswasta, Kebumen
  • Rakino, Wiraswasta, Bogor
  • Ronald, Wiraswasta, Medan
  • Sulastri, Dosen, Yogyakarta


INVESTOR PAKET 4

  • Ardelia, Kontraktor, Cirebon
  • Bambang, PNS, Sukabumi
  • Dahlan, Pensiunan, Kendari
  • Dudung, Drg, Makassar
  • Fandi, Wiraswasta, Bandung
  • Fatimah, PNS, Palu
  • Hadi, Wiraswasta, Kendari
  • Ismail, Wiraswasta, Yogyakarta
  • Kurniawan, Wiraswasta, Medan
  • Laura, Wiraswasta, Surabaya
  • Nurrochman, Wiraswasta
  • Sendy, Dokter, Jakarta
  • Sofyan, Wiraswasta
  • Yayat, Hakim, Bekasi
  • Zahrial, Pensiunan, Padang

INVESTOR PAKET 5

  • Achmad, Wiraswasta, Tapin
  • Arifin, Wiraswasta, Aceh
  • Ginanjar, Wiraswasta, Banjarmasin
  • Hamid, Pensiunan, Bandung
  • Ibnu, Wiraswasta, Tabalong
  • Jafar, Wiraswasta, Kotabaru
  • Rudi, Pensiunan, Bandung
  • Mardani, Wiraswasta, Sibolga
  • Nadjmi, PNS, Tanjungbalai
  • Zakiah, Pensiunan, Padang
  • Jukinto, Wiraswasta, Jakarta
  • Gerald, Wiraswasta, Kupang
  • Rudi, PNS, Bandung

Pengiriman Dalam Negeri

Pengiriman Luar Negeri


Pembayaran Dollar


Deposit & Withdraw


Mitra Luar Negeri